Grandpa – Cerita Mimpi

Jumat, November 6th, 2015
203 views 0 Comments

Kali ini saya ingin menceritakan cerita mimpi semalam, yaitu GranPa. Seperti biasa, cerita-cerita seperti ini sengaja untuk ditulis aja, agar dinding posting ini tidak kosong.

Grandpa – Cerita Mimpi

semalam saya bermimpi sangat banyak, ada beberapa mimpi saya masih ingat, tapi mimpi tersebut tidak terlalu lengkap, nah mimpi yang paling lengkap ini adalah Grandpa, saya ingat jelas, karena ini adalah mimpi terakhir saya, sebelum bangun Jam 04:48 Pagi.

Artikel ini saya tulis tepat pukul 05:18 Pagi.

Berada di sebuah Rumah, itulah posisi saat ini dengan Ibu saya ( Ini dalam cerita Mimpi ). kami berjalan dan saya dibawah sama Ibu saya kesebuah tempat, saya juga tidak tahu tempat apa ini, tapi yang jelas ini ada 2 sungai besar, dan ditengah dari sungai ini ada tanah tempat untuk menginjakkan kaki.

yah, tempat untuk berdiri lah, istilahnya. Tampilannya seperti pada gambar dibawah ini ( Kalau gambarnya tidak terlalu buruk ).

 

Saya berjalan dari bagian barat, tepat pada saat saya melangkah, sungai tersebut tidak ada air sama sekali ( Sungai Bagian Barat ), setelah saya menyebrang sungai tersebut dan berdiri ditempat yang tidak ada air, akhirnya sungai yang barat itu tiba-tiba saja terisi dengan air sangat banyak, airnya sangat deras dan saya juga tidak mungkin lagi untuk menyebrang sungai ini.

Tepat dibagian depan dari tempat saya berdiri ( Menatap ke Timur ) ada seekor buaya yang katanya dia adalah Kakek saya ( Grandpa ). yah, katanya seperti itu.

Saya melihat buaya itu sangat jelas sekali, tapi bukan dia sendiri, ada seseorang lagi yang bersama dengannya ketika mereka menjadi manusia. yah, setelah itu dari kejauhan ada suara dari Kakek saya ( Yang katanya buaya ) berkata demikian:

“Kalau kamu bisa menjawab pertanyaan ini, maka kamu bisa pergi”

Maksud dari kata bisa pergi ini adalah sungai yang bagian barat airnya akan kering, ketika saya berhasil menjawab pertanyaan atau teka-tekinya dan saya bisa melewatinya.

yah, maksudnya seperti itu. tiba-tiba saja pertanyaannya itu muncul ketika saya berjalan mundur, karena saya takut, didepan saya ada buaya yang lagi tidur. pertanyaanya itu tepat ketika saya beridir dibawah sebuah pohon, pertanyaannya atau teka-tekinya itu seperti ini:

“3 Angka Di Satu?”.

Yah, pertanyaannya seperti ini, saya berpikir dan terus berpikir dalam mimpi saya, saya takut kalau nanti saya akan salah, itulah yang ada dalam pikiran saya. setelah beberapa detik dari pertanyaan itu diajukan, saya langsung menjawab dengan jawaban:

“Angkasa”.

Saya tidak tahu kenapa saya bisa menjawab itu, tapi itulah yang saya pikirkan ketika saya lagi dalam ketakutan karena takut salah menjawab, jadi saya padukan antara “Angka” dan “Satu”, dimana pada “Angka” ini saya ambil 3 hurufnya saja. yah, dalam mimpi seperti itu.

Akhirnya sungainya mulai mengering sedikit, kira-kira 80% sungainya sudah mulai kering, warnanya tidak seperti biasa, tapi sekitar sungai itu berwarna Biru terang tapi transparan.

yah, terlihat jelas seperti itu.

Hingga akhirnya dari kejauhan, 2 orang menghampiri saya, yang 1 katanya adalah Kakek saya dan yang satunya lagi saya tidak terlalu kenal siapa dia. Karena takut, akhirnya saya lari menjauhi mereka ke sungai bagian barat untuk menyebrang, tapi saya tidak dapat melakukan itu, karena sungainya masih agak dalam, dan saya takut tenggelam.

Saya melompat ke bagian-bagian sungai yang telah kering, dan saya masih saja terus melompat, tiba-tiba saja air dari arah selatan datang kearah saya, seolah-olah Tsunami. yah, saya lari dan lompat kemudian bergantung pada ranting dari pohon yang berada di pinggiran sungai agar saya tidak terbawa arus dan tenggelam.

yah, tiba-tiba saja Kakek saya itu berdiri tepat dibawah pohon tersebut, saya melihat dia menghampiri seorang anak laki-laki kecil kemudian menciumnya. yah, setelah itu ia balik ke arah saya, saya sangat ketakutan pada waktu itu, hingga kata-kata terakhir saya adalah:

“Terserah kamu mau apakan saya, itu terserah kamu”.

Itulah kata-kata saya dan saya langsung melepaskan tangan saya pada ranting pohon tersebut dan membuang diri saya kedalam sungai yang sangat deras itu. yah, itulah yang terjadi ketika saya mengatakan kata diatas.

saya terjatuh ke dalam sungai dan tenggelam, terakhir yang saya lihat ialah Kakek saya melompat dan memeluk saya untuk menyelamatkan saya.

Napas sudah saya hebuskan satu per satu, karena saya tahu saya bakalan mati. itu yang ada dalam pikiran saya. yah, tiba-tiba saja saya dibawah oleh kakek saya ke darat (sebenarnya ini bukan daratan, ini hanya bagian tengah sungai yang ia keringkan ) dan ia memanggil temannya yang bersama dengan dia waktu pertama untuk menyembuhkan saya.

yah, tangan saya lurus ke atas, saya tepat berdiri didepan kaca ( saya tidak tahu kacanya ini darimana ), tapi saya tidak bisa melihat jelas tangan saya ini telah berubah jadi apa.

Setelah itu tiba-tiba saja kacanya itu terang, tangan saya sudah saya turunkan dan saya pulih total. yah, itulah yang saya rasakan, tiba-tiba saja ada 2 orang gadis datang kemudian memeluk saya dan mengucapkan selamat ke saya.

yah, kejadiannya seperti itu. saya tidak tahu arti dan maksud dari mimpi ini seperti apa, tapi semoga baik aja, itulah yang terbaik.

Sekian dan Salam buat cerita mimpi hari ini.