Surga

Rabu, Juni 24th, 2015
225 views 0 Comments

Catatan kali ini saya ingin bercerita atau membahas tentang surga, yah, ini hanya bagian dari insting. pendapat juga bukan, tapi tidak tahu lah, hanya ingin menulis aja tentang surga, soalnya rasanya tidak terlalu tenang kalau artikel ini belum ditulis.

Surga adalah tempat terindah yang sebenarnya, yang sangat diinginkan oleh setiap manusia untuk menghuninya.

Akan tetapi, setiap orang masih memiliki rasa penasaran yang tinggi, apakah surga itu ada?

 yah, hanya iman yang dapat meyakinkan kita bahwa surga itu ada.

Seperti angin, bisa dirasakan tapi tak bisa dilihat dan di sentuh.

Inilah yang sekarang sedang saya pikirkan tentang surga, sebenarnya bukan saya yang pikir, tapi ini datang sendiri dan saya ingin saja untuk menulisnya.

Saya selalu merasa bahwa Surga itu pernah berada di bumi,
sebelum manusia jatuh ke dalam dosa.

Bumi ini indah, sehingga ia dijadikan surga.

Setelah manusia mengenal yang namanya baik dan buruk, akhirnya manusia jatuh ke dalam dosa.

Saat itulah manusia di lemparkan ke sebuah tempat yang jauh dari surga, tapi tempat ini juga ada di bumi, hanya saja letaknya dengan surga sangat jauh.

Hingga akhirnya manusia tidak bisa untuk menggapai surga tersebut.

Lama kelamaan, manusia semakin banyak, nah disinilah saya berpikir kalau surga itu di pindahkan ke atas langit.

yah, saya berpikir seperti itu, ketika manusia sudah semakin banyak yang menghuni bumi, akhirnya surga di pindahkan ke langit.

dan setelah manusia telah menghuni seluruh isi dari bumi, mereka tidak bisa mendapatkan surga tersebut, karena surga telah pindah ke atas langit. hanya saja, tempat yang tersisa dari surga itu masih ada, yaitu sungai Tigris dan Efrat

Setelah beberapa saat waktu berjalan, manusia ingin mencari dimanakan letak surga itu.

Sehingga mereka memutuskan untuk membuat sebuah menara yang akan digunakan untuk menembus batas langit.

Yah, menara ini adalah menara babel.

Setelah mereka membangun menara tersebut, TUHAN tahu kalau apa yang di lakukan manusia ini sudah benar-benar kelewatan, hingga akhirnya TUHAN memutuskan untuk mengubah bahasa manusia tersebut, sehingga satu sama lain tidak dapat saling mengerti dan saling membantu.

yah, hingga disitulah pembangunan menara tersebut bearkhir.

dan manusia sudah pergi berpencar ke seluruh penjuru bumi.

waktu berjalan, karena manusia sudah mulai mencoba menerobos batas langit, akhirnya Surga berpindah lagi, dari satu tata surya ke tata surya yang lain, hingga manusia tidak bisa menemukannya.

setelah itu, karena rasa penasaran manusia sangat besar, mereka berhasil menerobos batas langit hingga pergi ke bulan, sayangnya setelah sampai disana, mereka tidak mendapatkan surga di sana, karena surga telah pindah jauh sebelum mereka bisa melakukannya.

yah, mereka hanya menemukan salah satu bekas dari surga yang tertinggal, yaitu Bulan.

Setelah itu, semua berjalan dan terus berjalan. sekarang manusia masih terus penasaran dengan bundaran hitam yang menutupi seluruh jagat raya.

mereka masih penasaran dengan sesuatu yang namanya kehidupan lain selain tempat dimana mereka berdiri.

yah, dan di balik bundaran hitam itulah mungkin surga berada.

Tempat terputih dan terbersih, bersinar terang dan sangat terang. indah yang begitu indah.

Dimana di tempat tersebut, seluruh bundaran hitam yang berada di sekitarnya itu dapat dilihat dan terlihat.

segalanya bisa diketahui tanpa ada yang bisa di sembunyikan.

dan mungkin disitulah surga menetap, dan manusia masih berusaha untuk menerobos batas bundaran hitam yang mungkin tidak bisa untuk dilakukan saat sekarang.

itulah catatan tentang surga, apa yang dipikirkan yang datang dengan sendirinya yang membuat diri ini ingin untuk mencatatnya.

Sekian dan Salam buat catatan ini.