Perkembangan Zaman

Sabtu, Maret 21st, 2015
257 views 0 Comments

Kali ini saya ingin menceritakan tentang pekembangan dunia untuk blog saya, dimana cerita ini mungkin tidak ada nyatanya atau mungkin juga ada, karena cerita ini hanya sekedar apa yang pernah dipikirkan atau dibayangkan aja.

Inilah cerita tentang perkembangan dunia.

Dari awal dunia dijadikan, orang belum mengenal yang namanya hidup secara berkelompok (mungkin), karena yang di pikirkan adalah bagaimana cara untuk mencari makan dan bertahan hidup.

waktu demi waktu berputar sedikit demi sedikit, sehingga ada yang merasa bahwa kalau sendiri, maka yang dicari terlalu berat, sehingga ada yang memutuskan bahwa mereka harus untuk membentuk sebuah kelompok untuk memenuhi seluruh kebutuhan mereka.

Yah, mereka sadar kalau hidup itu ada ketergantungan dan saling membutuhkan ( mungkin ).

Setelah itu, mereka berjalan mengelilingi tempat-tempat disekitar mereka, membatasi wilayah kelompok mereka dengan kelompok yang lain dan dari tempat yang mereka punya, mereka mencari makan dan berusaha untuk bertahan hidup ( mungkin ).

Setelah itu, mereka belum puas, karena di tempat di mana mereka berdari itu terlalu kecil, sedangkan masih banyak tempat yang lebih luas yang belum mereka dapatkan.

Yah, sehingga mereka belajar untuk berjalan keluar dari tempat dimana mereka berdiri (mungkin).

berjalan berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk mencari sesuatu yang namanya makanan untuk bertahan hidup.

setelah itu, mereka berpikir bahwa dengan hewan mereka bisa berjalan sedikit lebih cepat, akhirnya mereka mencoba beberapa hewan yang digunakan sebagai kendaraan untuk membawa kemana mereka ingin pergi.

mereka merasa bahwa dengan menggunakan hewan, perjalanan mereka terasa lebih cepat dan merekapun tidak terlalu capek.

yah, akhirnya mereka memutuskan bahwa hewanlah yang harus digunakan dalam perjalanan yang jauh (mungkin).

setelah itu, mereka mengenal yang namanya air, dimana di dalam air terdapat hewan yang dapat untuk dimakan.

yah, mereka akhirnya mencoba untuk menangkan hewan air tersebut. dengan perlengkapan seadanya, mereka menangkan hewan itu dan memakannya.

mereka merasa bahwa hewan itu adalah hewan yang enak untuk dimakan, akhirnya mereka terus mencari hewan tersebut di sungai yang ada disekitar mereka.

setelah dibagian terendah ikannya sudah tinggal sedikit, mereka berpikir bahwa pasti dibagian terdalam ada hewan yang lebih besar dan lebih banyak lagi.

yah, mereka belajar untuk memasuki bagian terdalam dari sungai itu, sehingga mereka mengenal yang namanya berenang (mungkin).

setelah itu, mereka berpikir bahwa dengan berenang saja tidak cukup, karena hanya akan menghabiskan seluruh tenaga mereka, sehingga mereka memutuskan untuk meletakkan sebuah benda yang mudah terapung diatas air, sehingga ketika telah selesai berenang, mereka bisa berisirahat diatas
benda tersebut.

yah, setelah itu, mereka mengenal  yang namanya perahu (mungkin).

setelah ikan disungai sudah mulai berkurang, mereka memutuskan untuk mencari sungai yang lebih besar lagi.

yah, dan akhirnya mereka menemukan sungai yang lebih luas, yang dinamakan laut.

setelah mereka berenang di laut tersebut dan menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, akhirnya mereka memikirkan satu hal yang tak biasanya terjadi.

yah, mereka berpikir bahwa kalau disungai, mereka bisa melihat tempat lain diseberangnya, tapi yang satu ini rasanya sedikit berbeda.

rasa penasaran mulai muncul, akhirnya mereka mambangun perahu yang lebih besar untuk di coba di sungai yang besar itu (laut).

yah, mereka mencoba untuk menyebrang laut (mungkin).

mereka mandayung layaknya mendayung perahu, akan tetapi mereka merasa bahwa ada sesuatu yang sering meniup dengan kencang, sehingga mereka berpikir lagi, dengan memangsung sebuah barang yang besar diatas perahu mereka, sesuatu yang meniup itu bisa membawanya lebih cepat lagi.

yah, akhirnya mereka mengenal yang namanya angin yang dapat membawa perahu mereka yang  telah mereka pasang layar.

mereka menjelajahi lautan dengan harapan bisa menemukan sebuah tempat untuk diinjak.

mereka tidak memiliki modal yang lain, selain modal kepercayaan akan sesuatu yang bisa untuk didapatkan.

yah, akhirnya mereka berhasil, angin berhasil membawa mereka ketempat yang baru.

yah, dari situlah mereka sudah mengenal yang namanya penyebrangan lewat laut.

setelah itu, rasa penasaran masih muncul, mereka merasa bahwa harus ada sesuatu yang dapat digunakan untuk menghubungi mereka dengan teman mereka ditempat seberang.

yah, akhirnya rasa penasaran itu membuat sesuatu yang memiliki bentuk, yaitu telpon.

yah, mereka memiliki telpon untuk bisa saling berhubungan (mungkin).

rasa penasaran akan suatu hal masih muncul, bahwa ada sesuatu yang diciptakan itu terbang (burung), sehingga mereka juga seharusnya bisa membuat sesuatu yang bisa terbang untuk membawa mereka.

yah, sehingga terciptalah pesawat terbang.

begitu pula dengan kapal selam, mereka barpikir bahwa ada sesuatu yang bisa berenang didalam air, jadi mereka harus mencoba untuk membuat sesuatu yang bisa membawa mereka lewat bagian dalam air.

yah, terlihat seperti itu (mungkin).

rasa penasaran masih saja muncul, karena pesawat atau sesuatu yang bisa terbang itu, tidak dapat terbang terlalu tinggi.

yah, akhirnya mereka berusaha untuk menciptakan suatu pesawat untuk bisa terbang lebih tinggi lagi, karena siapa tahu bisa ada pulau selanjutnya yang dapat ditemukan dibagian atas sana.

setelah itu, mereka terbang sampai dibagian tertinggi yang sanggup dijangkau oleh pesawat itu, akan tetapi mereka merasa bahwa semakin tinggi pesawat ini terbang, maka semakin sulit mereka untuk bernapas.

yah, akhirnya mereka kembali dan membahas hal itu (mungkin).

sehingga mereka menemukan sesuatu yang bisa dibawah sebagai cadangan kalau mereka sudah sulit untuk bernapas.

yah, sehingga ketika mereka mencoba untuk terbang lebih tinggi lagi, mereka sampai disebuah tempat yang sedikit kosong dan gelap, mereka merasa bahwa mereka telah terpisah dari tempat sebelumnya.

setelah itu mereka kembali ke tempat mereka dan menceritakan semuanya yang telah mereka lihat.

yah, mereka berkata bahwa ternyata tempat yang mereka berdiri sekarang adalah tempat yang hanya melayang-layang disebuah ruang yang hampa.

yah, akhirnya rasa penasaran muncul lagi, mereka penasaran akan sebuah kehidupan diluar dari kehidupan mereka, sehingga mereka membentuk sebuah sistem yang baru, yang seharusnya dapat membawa mereka kemana mereka akan pergi.

yah, mereka menerbangkan kapal mereka layaknya kapal laut tadi, dimana hanya bermodalkan harapan. yah, mereka pergi dan terus pergi keluar dari bagian yang namanya bumi.

setelah itu, mereka merasa bahwa bahan yang mereka gunakan dan mereka bawah, tidak cukup untuk perjalanan mereka.

yah, akhirnya mereka kembali dengan 1 rasa penasaran lagi akan bumi yang mereka tempati.

yah, mereka belajar bagaimana cara membuat oksigen, bagaimana cara membuat gravitasi, dan bagaimana cara membuat sesuatu yang dapat membawa mereka untuk pergi lebih jauh lagi.

setelah mereka berhasil membuat apa yang ingin mereka buat, akhirnya mereka pergi dengan sebuah harapan bahwa semoga bisa menemukan sebuah tempat yang dapat memberikan kehidupan untuk mereka.

setelah mereka menjelajahi semesta, akhirnya mereka sampai ditempat dimana tempat itu ada sebuah kehidupan yang baru.

yah, tapi mereka masih bingung, bagaimana cara agar bisa berhubungan dari tempat mereka ke tempat dari teman-teman mereka.

yah, rasa penasaran mulai bermunculan, akhirnya mereka menemukan sebuah sistem baru, dimana mereka berusaha memanfaatkan cahaya sebagai sesuatu jaringan tanpa batas yang dapat digunakan untuk saling berhubungan.

yah, mereka menggunakan cahaya matahari.

setelah itu mereka bisa saling berhubungan.

setelah semuanya sudah terhubung, akhirnya perpindahan tempat dan pembagian planet mulai dilakukan, sehingga banyak yang berpindah tempat agar bisa menikmati yang namanya keindahan.

setelah itu, masih ada lagi rasa penasaran, karena tatasurya atau semesta yang mereka jelajahi, sudah tidak tersisa lagi, hanya saja masih ada semesta lain yang belum mereka kunjungi.

yah, mereka berusaha membuat apa yang menurut mereka harus untuk dibuat, agar keinginan mereka dapat tercapai.

sampai selama-lamanya.

yah, mungkin ceritanya seperti itu (mungkin).

cerita kehidupan dari sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

sekian dan salam