Cerita Mimpi Hari Ini ( Jumat, 30 Januari 2015 )

Jumat, Januari 30th, 2015
244 views 0 Comments

Cerita mimpi hari ini adalah mimpi semalam yang ingin saya ceritakan kepadamu blog, cerita mimpi ini mungkin sedikit terbaca suram, tapi itulah sebagian yang saya ingat dari mimpi ini.

Cerita mimpi ini mungkin tidak akan terlalu panjang, akan tetapi tidak juga terlalu pendek. Cerita mimpi itu adalah sebagai beritkut

Ketika kepala terbaring di bantal, jiwapun bergegas meninggalkan daging ini menuju ke pulau mimpi atau dimensi dari mimpi itu sendiri.

Saya mengingat sedikit jelas pada bagian awal mimpi, yaitu tepat ada seorang teman smp saya ( teman seperguruan dan seperjuangan dalam setiap perjalanan menuju sekolah ) mengajak saya untuk bertarung tongkat.

Kami membuat sebuah kesepakatan bahwa kami hanya bermain bertarung tongkat. posisinya ini terlihat jelas, tepat di pinggir pantai dekat sebuah batu besar ( memang ada, tempatnya di sempo – sarudu, Mamuju Utara ) didepan rumah dari tempat tinggal waktu bersekolah di SMPN 12 Pasangkayu.

Saya diberikan sebuah tongkat yang tidak terlihat jelas, tapi itu sebuah tongkat dan saya juga tidak tahu siapa yang memberikannya kepada saya. setelah itu, kami ingin bertarung dibawah tanggul ( pembatas pantai ) tepat diatas pasir putih ( karena pantai itu memiliki pasir yang putih ).

Sedikit keraguan muncul dari pikiran saya, karena saya tidak terlalu tahu bermain pertarungan tongkat ( seperti anak pramuka, tapi saya tidak pernah masuk pramuka jadi tidak tahu), tapi saya mau mencoba. ketika sudah turun di pasir dari pantai tersebut, ia malah tidak mengajak saya bermain tongkat, tapi ia mengajak saya untuk bermain Siki Doka ( nama untuk daerah sana ), tapi menurut saya itu permainan perempuan.

Saya menolaknya dan berkata bahwa tadi itu kesepakatannya lain, jadi saya tetap tidak mau.

Setelah itu, saya naik keatas tanggul dekat batu besar yang berada didepan rumah dari tempat tinggal waktu sekolah di SMPN 12 Pasangkayu.

Disitu ada dua batu besar yang berdekatan, jarak antara kedua batu itu hanya berukuran kurang dari 30cm. ( terlihat dalam mimpi ).

Tongkat yang ada ditangan saya yang diberikan oleh orang yang tak dikenal itu saya simpan ditengah-tengah dari jarak antara kedua batu itu, dan tongkat itu terlihat seperti melayang.

Saya mengambil lagi tongkat itu, kemudian saya menyuruh teman saya untuk melihat apa yang telah terjadi tadi, ketika mereka melihat, saya menaruh tongkat yang saya pegang di tempat yang tadi, dan tongkat itu melayang.

Pikiran saya ( jiwa saya ) pada waktu itu adalah pasti ada gaya grafitasi semacam magnet yang terletak diantara 2 batu besar ini. yah, pikiran dalam mimpi saya seperti itu, akan tetapi setelah itu saya sudah tidak tahu kelanjutannya seperti apa, tapi saya seolah-olah dibawah kedimensi mimpi yang sama tapi bebeda jarak saja.

kalau yang ini terlihat sedikit aneh, karena ada seorang pemuda dengan seorang gadis yang sama-sama ( katanya pacaran kalau tidak salah ), setelah itu pemuda ini pergi ke sebuah tempat dimana disana ada seorang lelaki yang memiliki sesuatu ( sesuatu aja ) dan pemuda ini menginginkannya dan memintanya.

Seorang laki-laki ini memberikan sesuatu kepada pemuda itu, ada tiga bagian dan saya tidak tahu apa itu namanya ( dalam mimpi terlihat jelas, tapi setelah bangun, nama itu sudah tidak teringat ), pemuda itu mengambilnya dan membawahnya ke Rumahnya.

Setelah itu pemuda itu duduk disamping gadis-nya, kemudian menggunakan salah satu dari 3 yang diberikan oleh lelaki itu. setelah ia menggunakannya, ia langsung dibawah ke dimensi yang berbeda ( terlihat seperti itu ), dimensi dimana ini adalah dimensi atas ( namanya seperti itu menurut saya ).

Setelah ia sampai di demensi tersebut, akhirnya ia ingat gadis yang ia tinggalkan di Rumahnya itu, setelah itu ia kembali kepada gadis itu dan kelanjutannya sudah hilang ( tidak ingat lagi ).

setelah itu terbangun dan itulah cerita mimpi untuk hari ini yang dapat diceritakan.

Tidak tahu maksud dan tujuan dari cerita ini seperti apa, yang jelas yah jelas-jelas aja terlihat seperti itu.

Sekian dan Salam