Belajar Untuk Menanam, Tapi Tak Pernah Menuai

Selasa, April 7th, 2015
272 views 0 Comments

Catatan kali ini hanya sebagai bagian dari perumpamaan kehidupan yang sedang terjadi, mungkin.

Yah, mungkin seperti itu.

Belajar untuk menanam,
menanam sesuatu yang selalu ingin untuk ditanam.

tidak pernah berhasil dan belum pernah berhasil.

Adakalah saya mematahkan apa yang telah saya tanam,
akan tetapi saya berusaha untuk menanamnya kembali.

saya menanam hanya sebuah harapan,
harapan yang tidak lain ialah agar bisa menuai.

aku ingin sekali untuk menuai apa yang aku tanam,
akan tetapi terkadang aku mematahkannya.

tidak menyiramnya,
sehingga kadang ia layu dan mati karena aku sendiri
yang tidak merawatnya.

hingga suatu ketika,
aku berusaha untuk menjaga apa yang aku tanam tersebut.

berusaha untuk tidak mematahkannya lagi,
untuk tidak membuatnya layu dan mati,
akan tetapi aku mendapatkan kegagalan terbesarku.

kegagalan yang tak pernah aku pikirkan,
kegagalan yang tak pernah aku inginkan.

aku kehilangan apa yang aku tanam,
bukan karena aku tak sanggup untuk merawatnya hingga aku tuai,
akan tetapi ada yang datang dan mengambilnya.

yah, ada yang mengambilnya.

aku tidak peduli apapun yang terjadi,
yang terpenting ialah semoga yang mengambilnya dapat merawatnya hingga besar dan hingga bisa dituai.

sehingga yang mengambilnya dapat merasakan manisnya tanaman tersebut,
karena ia berhasil merawatnya menjadi besar dan berbuah dengan lebat.

tidak ada yang lain yang dapat dan bisa dilakukan,
selain berharap semoga ada tanaman lain yang dapat ditemukan,
dalam hutan yang akan aku lalui.

tanaman yang baru,
dengan semua yang baru.

karena hanya itulah harapan satu-satunya,
agar aku bisa memulainya kembali.

memulainya dari awal,
memulainya dengan segenap hati dan jiwa.

membuat semua jadi mungkin
walaupun tidak mungkin.

yah, mungkin saja seperti itu.

sekian dan salam buat catatan belajar untuk menanam.