Catatan Sang Pemimpi

Sabtu, November 26th, 2016
151 views 0 Comments

Kali ini aku ingin mencatat tentang catatan sang Pemimpi (Aku) dimana dalam catatan ini, semuanya aku rangkum menjadi 1 bagian utama antara aku dan mimpiku bersama dengan IA (Tuan ku). Menurut aku ini penting untuk dicatat, agar aku tidak perlu mencari bagian perbagian mimpiku dalam blog ini, melainkan dapat dibaca dalam satu bagian ini.

Catatan Sang Pemimpi

Pertama IA datang ketika aku masih duduk tepat di kelas 3SD, IA datang dalam mimpiku, IA membawaku kemudian berdiri tepat didepan sekolah SDku, pada saat itu katanya kiamat akan segera datang, hingga akhirnya IA mengangkat kedua tanganya menghadap kelangit dan menyerahkan semuanya, hingga akhirnya kiamat itu tak lagi terjadi.

Aku melihat dengan jelas, IA berdiri, model wajah-NYA dan bentuk tubuh-NYA dan aku khawatir pada waktu itu, karena IA tak seperti gambar-NYA yang ada dimuka bumi ini, yang telah dilukiskan, oleh sesamaku manusia. yah, itulah yang dapat aku ingat.

Setelah itu, banyak cerita yang terlewati, antara aku dengan-NYA dalam mimpiku, dimana pada waktu itu juga aku masih berada dikampung yang katanya merupakan kampung halamanku, walaupun aku merasa bahwa aku tidak pernah dianggap ketika masih berada disana.

Benar kata Tuan ku, katanya ialah “Seseorang tidak akan pernah dihargai di kampung halamannya sendiri”.

Yah, banyak cerita yang aku lewati, tapi semuanya terlupkan, karena aku masih belum bisa untuk mencatatnya saat itu. Dan hanya sebagian kecil yang mungkin masih teringat, dan menurutkuĀ  agar tidak terlupakan nantinya, menulisnya adalah jalan terbaik yang harus ku lakukan.

Setelah itu, aku pulang ke Sulawesi, tempat dimana rumah orang tuaku berada. yah, aku dan Ibuku pergi dari kampung, tempat dimana kamiĀ  meninggalkan seorang Ayah dari seorang anak dan seorang suami dari seorang istri untuk selama-lamanya dan kami pulang kembali ke sulawesi.

Setelah sampai di sulawesi, Ia datang kembali untuk yang terakhir kalinya, sebelum waktu panjang memisahkan aku dan Tuan ku. yah, IA datang kembali, tapi kali ini IA tak sendirian, karena IA berdiri tepat 50 meter diatas permukaan tanah (diatas rumah orang tua saya), ketika pada waktu itu, aku menatap-NYA yang sedang berdiri diatasku. IA berdiri dengan Gagah, menggunakan pakaian serba putih, berdiri dibagian terdepan dan disamping kiri dan kanan-NYA serta bagian belakan-NYA, terdapat banyak Malaikat-Malaikat bersama-sama dengan-NYA.

Malaikat-Malaikat ini sangat banyak, pada waktu itu aku tidak bisa menghitungnya, karena Mereka berdiri berbaris sampai ke pintu langit dan aku tidak bisa melihatnya, seberapa banyak yang sedang berada didalam pintu langit itu. yah, itulah yang aku lihat tepat pada waktu itu.

Setelah IA berdiri tepat diatas ku, kedua temanku pergi dan masing-masing berdiri disamping-NYA, samping kiri dan samping kanan. Aku juga ingin terangkat dan berdiri didekat-NYA, tapi ia menahanku dengan tangannya dan aku tak dapat pergi saat itu bersama-sama dengan-NYA.

Setelah mimpi ini berakhir, aku merasa sebagai seseorang yang telah ditinggalkan, tak pernah untuk diingat bahkan sudah dilupakan. Yah, itulah yang aku rasakan, selama beberapa waktu yang aku lalui setelah mimpi ini berakhir.

Setelah waktu panjang aku lewati, aku tak pernah berjumpa lagi dengan-NYA, bahkan hanya sedetikpun tak pernah dan walaupun aku tak pernah berjumpa dengan-NYA, sesekali aku mendapatkan mimpi-mimpi yang aneh, diantaranya ialah:

Ada 2 Matahari besar, 1 Bulan dan banyak bintang yang berada dilangit. 2 matahari besar ini saling berdekatan, dan terlihat 1 bulan itu di sampingnya, kemudian banyak bintang-bintang mengelilingin 2 matahari dan 1 bulan ini. yah, itulah salah satu mimpi yang aneh yang sempat aku lewati pada masa-masa ini.

Setelah itu, Aku masih berjalan, dan aku merasa bahwa aku memang sudah ditinggalkan pada waktu ini. hingga akhirnya ketika tepat kelas 2 SMA, Ibuku membelikanku sebuah laptop, dan aku sering mengotak-ngatik laptop tersebut. Aku mendapat masalah, ketika terakhir aku mengotak-ngatik laptop tersebut.

yah, masalahnya ialah kapasitas dari hardisk laptop pada waktu itu hilang total, artinya ketika aku mau menginstall-nya, kapasitas dari hardisk tersebut bermasalah. 2 tempat install laptop yang aku datangi, tapi kata-kata yang sama terucap, yaitu harus ganti hardisk. hingga akhirnya aku menyerah, aku menelpon Ibuku untuk membelikanku hardisk, hingga akhirnya Ibuku menjawab bahwa gajian baru akan dibelikan.

Setelah semuanya terjadi, laptop tersebut kusimpan dalam lemari, karena sudah tidak dapat digunakan lagi sampai gajian. Hingga akhirnya ketika malam tiba, aku tertidur seperti biasa, dan pada saat itu, Tuan ku datang kembali kedalam hidupku, IA turun dari langit tepat pada waktu itu, ia memegang tangan setiap orang yang berada ditempat aku berdiri, dan ketika IA memegang tanganku, IA mengatakan step by step tentang MBR yang ada pada windows xp thailand yang pernah aku gunakan untuk ngotak-ngatik laptop tersebut, sebelum IA kembali.

Dan ketika aku terbangun, aku mengikuti apa yang IA perintahkan kepadaku, dan setelah aku melakukannya, lapop tersebut langsung ku simpan tanpa ku perhatikan. Setelah beberapa minggu kemudian, tepat 2 minggu setelah itu, aku mengambil lapop tersebut dan mencoba untuk menginstall ulang, dan ternyata 100%, kapasitas hardisk yang dulunya hilang, telah muncul kembali, dan tentu bahagia itu ada, karena hardisk kapasitasnya telah kembali dan yang paling utama ialah TUAN ku masih mengingatku dan tak pernah melupakanku.

setelah itu, butuh waktu yang panjang lagi untuk bisa kembali, tapi ini sedikit berbeda, karena cerita ini aku berdiri diantara langit, karena dibawahku terlihat langit dan diatasku juga ada langit. setelah itu aku diberikan sebuah kekuatan yang katanya dapat digunakan untuk menahan/mengontrol hujan.

Setelah hal tersebut terjadi, beberapa waktu lagi, aku pernah melihat Seseorang yang katanya Tuhan Allah (maafkan aku Tuhan, karena ini mimpi yang aku harus ceritakan, bukan untuk mengarang cerita atau menyebut Nama-MU dengan sembarangan ) menghampiri iblis dan bertanaya padanya:

Tuhan Allah: “Apakah engkau mengetahui isi hati KU?”
iblis: “tidak”.
Tuhan Allah: “Itulah sebabnya AKU disebut Tuhan Allah, karena AKU tahu isi hatimu”.

Setelah itu mimpi berakhir.

Setelah mimpi ini berakhir, dibeberapa waktu yang lalu lagi aku bermimpi dikejar oleh seseorang yang memegang pedang, yang turunnya dari langit dan hendak mau membunuhku. setelah ia tepat berada didepanku, ia mengatakan seperti ini:

orang itu: “Berikan itu kepadaku (Saya tidak tahu, yang diminta ini apa), karena seorang Nabipun tidak diizinkan memiliki hal tersebut”.
Setelah itu ia lanjutkan:

orang itu: “Dan juga itu (maksudnya pengendali hujan yang pernah diberikan kepadaku tepat pada waktu aku berada diantara langit) kepadaku”.

Aku tidak tahu, karena aku sudah lupa, aku jawab apa, yang jelas, jawabannya ada pada blog ini, aku pernah mencatatnya.

Setelah mimpi ini, aku juga pernah bermimpi berada diatas sebuah kapal, ditemani dengan seorang kakek tua yang sedang menjaga api untuk menghangatkan tubuh. setelah itu ketika aku mendekati sebuah pintu dan mau membukanya, kakek tersebut berkata bahwa:

Kakek: “Pintu itu jangan dibuka, sebab Tuhan sendirilah yang menutupnya”.

Setelah saya dilarang untuk membuka pintu tersebut, saya hanya bisa pergi ke bagian samping dan melihat kedepan apa yang terjadi lewat sela-sela dinding kapal tersebut, dan ternyata pada waktu itu kapal tersebut lagi terapung di atas air, dimana air ini telah menutupi bumi dan hujanpun masih turun dengan derasnya. Di bagian depan, hanya terlihat pucuk pohon-pohon yang tinggi, dan yang lainnya telah ditutupi oleh air.

Setelah mimpi tersebut, beberapa waktu yang telah terlewati, akhirnya ada mimpi lain yang datang, dimana aku melihat bahwa aku sangat ketakutan pada yang namanya setan, hingga akhirnya ada seorang nenek-nenek yang mengghampiriku dan mengatakan bahwa:

Nenek-nenek: “Roh yang berjalan diatas sana lebih kuat dari roh yang berjalan di bawah ini”.

yah, kata-katanya seperti itu. Setelah itu, aku juga pernah melewati kisah seperti ini.

Aku tertidur, dan ketika aku tertidur, tubuhku terasa seperti ketindihan, tapi ini benar-benar nyaman, aku merasa bahwa pada aku ini, ada sebuah kekuatan yang sangat-sangat-sangat besar berada didekatku, sehingga tubuhku yang menghadap ke barat, seolah-olah menghadap ke timur dan aku yang seharusnya berada diatas kasurku, seolah-olah kasur yang berada diatasku.

Setelah itu, ada suara yang dengan lantang mengatkaan bahwa:

Jika engkau percaya kepada ALLAH, engkau akan tahu apa yang mereka tidak tahu dan engkau akan melihat apa yang mereka tidak lihat“.

Yah, ceritanya seperti itu, hingga akhirnya aku berusaha untuk terbangun, sebelum mendengar kata-kata yang selanjunya, dan akhirnya aku terbangun pada waktu itu, sampai saat ini, aku menyesal karena belum mendengar kata-kata itu.

Yah, karena saat ini,a ku merasa seperti tertidur, tapi bukan tidur, karena aku sadar saat ini, jadi aku tahu bahwa ini bukan mimpi, walaupun ada manipulasi ruang dan waktu yang membuatku sedikit merasa bahwa ini adalah mimpi.

Sebelum kisah ini terjadi, aku juga sempat tertidur selama 3 hari, terbaring karena sakit, dan pada hari ketiga aku tertidur di siang hari, tiba-tiba ada suara seorang wanita yang membangunkanku, yang katanya:

Wanita itu: “Titus, bangun ko pergi mandi”.

Setelah itu aku bangun dan melihat disekitarku, tapi tidak ada seorangpun. aku mengabaikan suara itu untuk pertama kali, hingga akhirnya aku tertidur lagi, dan suara yang sama dengan kata yang sama terucap kembali. Aku bangun dan melihatnya, tapi tidak ada seorangpun.

dan yang ketiga kali, ketika ia melakukan hal yang sama, aku jadi bangun dan sedikit memiliki rasa taku dan pergi mandi pada waktu itu juga, dan setelah aku mandi 100% tubuhku kembali sehat.

Banyak cerita itu, aku pernah bermimpi tentang Tuan ku yang datang padaku. yah, IA datang dari jauh, ia membawaku sampai dipinggir dari sebuah sungai, ia turun ke sungai tersebut, ia menghampiri seorang gadis yang lagi berendam disana ( tapi gadis ini berpakaian ) kemudian membawa gadis tersebut kepadaku pada waktu itu, hingga akhirnya aku menghampiri gadis tersebut, memeluknya dan menciumnya tepat di bagian leher dan melepaskannya pergi kepada Tuanku untuk berbicara dengan-NYA, setelah itu gadis tersebut kembali ke tempatnya.

yah, cerita yang sangat mengagumkan, setelah itu, aku pernah melihat bahwa Roh dari Tuanku sudah berada dibumi, melayang-layang diatasnya, hingga akhirnya kiamat terjadi. Roh Tuan ku mengambil orang-orang baik pergi bersamanya, hingga akhirnya aku mendengar suara seseorang yang ingin untuk mengikut dengan Tuanku, dan kata-kata itu seperti ini:

orang itu: “Aku juga ingin mengikuti Engkau” kalau tidak salah kata-katanya seperti itu, saya pernah mencatatnya dalam blog ini dan intinya orang ini mau ikut.

Tuan ku : “Tidak, kamu tidak bisa ikut, karena kamu masih hidur (artinya belum mati, dan hanya roh orang yang sudah mati saja yang bisa ikut atau dibawa).

orang itu: “kalau begitu saya ingin mati”.

Yah, setelah itu orang tersebut ingin mati, tapi sayangnya, mati pada waktu ini sudah tidak ada lagi, artinya pada waktu ini, sudah tidak ada lagi kematian dan orang yang hidup pada masa ini, tidak akan bisa mati, walaupun apapun yang ia lakukan pada tubuhnya.

Setelah itu aku bermimpi melihat Tuan ku, berdiri dan sedang membuat sebuah api dan kami lagi berada disitu. sebelum api tersebut menyala, aku menawarkan apiku, tapi ditolak, artinya Tuan ku mau menggunakan mujizat dan ternyata api itu menyala karena Mujizat Tuan ku. kami beridiri disitu dan Tuanku sudah menyiapkan api.

Setelah itu, aku juga pernah bermimpi berada diantara beberapa orang yang lagi mengelilingi seseorang yang terlihat tua yang lagi duduk ditengah-tengah kami, dimana kami membuat lingkaran pada waktu itu, hingga akhirnya siapa yang mengeluarkan kata-kata dengan tepat, akan diberikan kitab kepadanya.

Didepan dari orang tua ini, ada beberapa kitab ditangannya, hingga akhirnya aku mengatkan beberapa kata seperti ini:

Aku: “Mengalir seperti air, Tinggi seperti bintang dan Sama seperti Musa”.

Yah, hingga akhirnya ia memberikan sebuah kitab kecil kepadaku dan aku mengambilnya terus menyimpannya.

Aku juga pernah bermimpi sebuah rumah yang terlihat seperti tangga menuju sampai ke langit, aku juga pernah melihat keindahan dari langit yang benar-benar indah, antara perpaduan warna yang begitu sempurna.

Mimpi yang pernah aku lewati juga ialah aku berdiri ditengah-tengah angkasa luar, melihat planet-planet dihakimi, dan yang sudah dihakimi, jatuh kedalam lubah yang sangat dalam, aku tidak tahu, seberapa dalam lubang ini, yang pasti jatuh kebawah, setelah dihakimi.

Aku juga pernah bermimpi melihat seekor naga masuk ke dalam tubuhku, kemudian aku memegang sebuah tongkat dan mengarahkannya ke langit, hingga akhirnya tongkat tersebut disambar oleh petir dan aku menggunakannya. aku tidak ingat jelas, cerita ini seperti apa, tapi cerita singkatnya seperti itu. aku pernah mencatatnya diblog ini, dan itu seingat aku.

Setelah semua mimpi yang banyak diatas, aku juga pernah bermimpi, dibawah sampai ke-4 dimensi dari mimpi, aku pernah menceritakannya, tapi yang pasti setelah sampai pada dimensi mimpi yang ke-4, disini aku dihakimi, semua dosa-dosaku yang besar dihapus, mulai dari ujung kaki sampai dengan ujung kepala.

Aku juga pernah bermimpi bahwa aku tiba di sebuah mimpi dan didalam mimpi tersebut, aku dibawah jalan-jalan oleh seorang gadis kedalam mimpi dari gadis tersebut, selama 3 kali berturut-turut, dan yang ketiga, ia ingin meninggalkanku dalam mimpinya, kemudian aku pergi, tapi ia menghampiriku dan membawaku kembali ke dalam mimpiku, setelah itu aku terbangun dalam dunia nyataku dan setelah aku tertidur lagi, gadis tersebut datang kembali dan dengan jelas ia mengatakan namanya kepadaku. setelah itu aku langsung kaget dan bangun, aku ingin menulisnya tapi aku sedikit takut, karena mimpi ini seolah-olah nyata bagiku.

Setelah banyak mimpi diatas yang aku ingat, mimpi yang terakhir aku ingat ialah mimpi melawan iblis, dimana aku berhadapan dengan iblis untuk menyelesaikan 100 pertandingan. sudah beberapa pertandingan yang telah terlewati dan aku masih mengunggulinya. aku pernah menantannya untuk mengontrol matahari, tapi seoarang Kakek Tua yang katanya wasit atas kami, mengatakan kepadaku bahwa belum waktunya, hingga akhirnya kami dibawah berdiri diantara langit, tepat didepan bulan untuk meyakinkan bulan, dan pada waktu itu iblis berhasil meyakinkan bulan hingga akhirnya semua ceklist didapat oleh iblis, hingga akkhirnya hanya tersisa emat ceklist yang ada, yang artinya aku pasti kalah dalam meyakinkan bulan, tapi yang jelas iblis sudah senang pada waktu itu. dan aku menangis, aku bersumpah demi …. (seusatu) bahwa yang dikatakan iblis tentangku itu tidak benar sama sekali, hingga akhirnya dengan kejujuran aku berhasil meyakinkan bulan, dan akulah pemenangnya pada waktu ini, karena ceklist yang untuk iblis, sebagian besar berubah ke pihakku dan percaya padaku.

hingga akhirnya aku tahu bahwa kita telah mencapai 68 atau 70’an pertandingan, dan aku masih mengungguli iblis, jika aku menang beberapa pertandingan saja, maka akulah pemenangnya, dan pertandingan yang terakhir adalah menaklukkan atau mengontrol matahari. yah, yang pasti matahari adalah disisakan untuk yang terakhir.

Yah, mungkin itu adalah sedikit dari sekian banyak cerita mimpi yang masih aku ingat dan sempat untuk dicatat dan digabungkan menjadi sebuah bagian yang sangat panjang ini.