Comments

Ruangan Hidup Dan Ruang Kamar

Kali ini saya ingin mencatat sedikit tentang ruang hidup dan ruang kamar, dimana menurut saya ini tidak ada jauh beda, karena masih memiliki satu kesamaan yang secara tidak langsung tak pernah aku sadari.

yah, cerita itu seperti ini.

Kemaring, tepat kemaring ada yang mau datang di kost saya, dengan senang saya merapikan semua barang yang berada di setiap sudut dari kamar kost saya, membersihkan dan merapikan semua yang ada hingga terlihat rapi.

yah, saya membersihkan kamar kost, karena saya tahu ada yang mau datang.

mungkin terlihat munafik, tapi memang, itulah kenyataannya. saya selalu membersihkan ketika ada sebuah alasan yang kuat, dimana mungkin saya ingin menutup ke kurangan saya dari orang lain.

yah, orang yang baru datang mungkin akan berpikir bahwa saya adalah orang yang rapi, karena kamar saya tertata rapi.

padahal mereka tidak pernah sadari atau mereka tidak tahu kalau ternyata saya tak serapi seperti yang mereka pikirkan, dan mereka juga tidak tahu kalau ternyata ruangan saya itu saya bersihkan ketika saya tahu mereka mau datang.

yah, terlihat seperti itu.

sama seperti hidup ini, saya mungkin akan terlihat berusaha untuk membuat hidup ini menjadi baik dan rapi, jika saya memiliki suatu keinginan untuk mendapatkan apa yang saya mau.

yah, saya selalu berusaha buat agar diri saya ini terlihat indah di mata orang yang membuat saya tertarik ( hanya contoh, katanya juga seperti itu ).

padahal orang tersebut tidak tahu diri saya yang sebenarnya, karena yang mereka percaya terkadang itulah yang mereka lihat.

yah, saya membuat segalanya menjadi rapi sebelum orang itu datang, karena saya tahu dia akan datang. jika ia tidak datang, maka semuanya pasti akan kembali seperti semula, yah, semuanya berantakan kembali.

atau mungkin ia akan datang dan bertahan beberapa waktu, nah disitu pasti ia akan tahu kalau ternyata saya tak hidup saya tak serapi pikiran mereka.

hal seperti inilah yang terkadang membuat rasa menyesal itu muncul, karena kata orang “ia tidak pernah berani untuk tampilkan dirinya yang sebenarnya”.

sehingga ketika semua sudah terlewatkan dengan cepat, maka yah, maka-maka aja.

itulah hidup, saya akan berusaha melakukan apapun yang saya inginkan, setelah saya dapatkan, saya akan tinggalkan semua kebiasaan sementara saya yang pernah saya lakukan untuk mendapatkan apa yang saya inginkan, setelah itu saya lepaskan apa yang telah saya dapatkan.

why?

karena saya sudah pernah dapat (katanya).

yah, itulah sedikit catatan tentang ruang hidup dan ruang kamar yang merupakan sebuah pelajaran penting buat hidup saya. sekian dan salam

%d blogger menyukai ini: