Comments

Mau Bekerja Tapi Membayar

Cerita kali ini adalah sebuah cerita dan sebuah perumpamaan yang ingin diceritakan dan dituliskan dari kata mau bekerja tapi membayar.

yah, cerita ini adalah cerita yang diambil dari kisah melamar pekerjaan yang dilakukan oleh saudara cewek saya dan seorang teman.

Nama saudara (Kakak) cewek saya ini adalah Rosalina Tanghamap, dan nama teman cowok saya ini adalah Sugeng ( Anak Kalimantan ).

Ceritanya seperti ini:

Mereka berdua adalah orang yang membutuhkan pekerjaan, mereka ingin bekerja di sebuah perusahaan dan mencoba untuk mendaftar di sebuah kelompok (anggap saja kelompok).

Kelompok ini hanya sebagai jembatan untuk mempersiapkan pegawai atau pekerja untuk sebuah perusahaan ( katanya seperti itu ).

Yah, ketika mereka telah mendaftar, mereka dipanggil untuk interview ( katanya sih gitu ).

Setelah interview selesai, mereka katanya diterima, yah, diterima. setelah itu mereka disuruh untuk membayar uang sebesar Rp 750.000,00-

yah, mereka disuruh untuk membayar.

Dari kisah diatas, dipikiran saya itu langsung muncul seperti ini.

“Kita datang untuk melamar pekerjaan untuk bekerja dan mencari uang, bukan untuk mengeluarkan uang”.

Secara logika aja seperti ini,

Kita ingin mencari uang agar bisa memiliki yang namanya uang, nah bagaimana mungkin kita harus membayar sebelum mencari, sedangkan kita sendiri belum memiliki uang. yah, kita yang tidak punya disuruh untuk memberi. mungkin seperti itu.

Yah, mungkin seperti itu.

Perumpamaannya seperti ini:

Anda adalah seorang pemilik kapal laut yang sementara berlayar di laut lepas, tiba-tiba anda menemukan saya yang lagi tenggelam ( terapung ) di atas air dan membutuhkan pertolongan.

Sebelum saya naik ke kapal anda dan sebelum anda membantu saya, anda mengatakan seperti ini “Jika anda mau saya selamatkan atau Jika anda mau naik ke kapal saya, maka anda harus keringkan pakaian atau tubuh anda terlebih dahulu, karena saya tidak mau kalau anda naik dengan basah-basah”.

yah, mungkin seperti itu.

nah pertanyaannya sekarang, Bagaimana mungkin saya bisa keringkan pakaian saya, sedangkan saya sendiri lagi di dalam air?

yah, pertanyaannya mungkin seperti itu.

Jadi, seharusnya yang dilakukan adalah bantu ia terlebih dahulu agar bisa naik, setelah sudah diatas, pasti air yang dibadannya bisa dikeringkan, karena ia telah berada ditempat yang kering, bukan tempat basah.

yah, mungkin seperti itu.

setelah berpikir panjang, satu saja yang muncul dari pikiran, yaitu “Jangan-jangan ini penipuan”. yah, mungkin, tapi tidak baik juga sih, kalau berpikiran jelek buat orang lain. yah, tapi itu hanya feeling.

sekian dan salam buat catatan dan perumpamaan tentang Mau bekerja tapi membayar.

%d blogger menyukai ini: