Comments

Aku Dan Seekor Kunang-Kunang

Aku pernah menggenggam seekor kunang-kunang,
kunang-kunang yang sangat dan amat indah dengan warnanya.

aku menamakannya bintang terbang,
karena dengan warnanya yang terang seperti bintang,
ia terbang menerangi malam,
dan selalu berkedip-kedip tanpa henti.

dalam genggamanku,
aku tidak ingin melepaskannya untuk terbang,
karena aku yakin bahwa ia akan aman dalam genggamanku.

aku tidak pernah berpikir dan tidak pernah tahu
apa yang ia inginkan,
karena satu alasan ialah aku hanya ingin
apa yang aku inginkan.

aku ingin membuat dia aman dalam genggamanku,
aku ingin untuk membuat dia tenang,
akan tetapi hal yang sebenarnya tak seperti itu.

ia tidak tenang dan ia tidak aman,
sebab ia ingin menjelajahi keinginannya,
akan tetapi secara tidak langsung aku tetah membatasinya.

akhirnya aku sadar,
bahwa apa yang aku pikir aman,
belum tentu aman buat apa yang ia inginkan.

hingga akhirnya,
aku membuka genggaman tanganku,
aku melihat ia berdiri dengan lemah,
lemah karena tak bisa untuk terbang.

terbang untuk menggapai malam.

akhirnya ia berdiri secara perlahan,
menyalakan lampu kecilnya,
kemudian secara perlahan ia terbang,
terbang kemana ia inginkan.

dan saat itu aku sadar,
bahwa seharusnya aku tak mengurungnya dalam genggamanku.

karena keamanan yang sesungguhnya adalah sebuah kebebasan,
bukan keterikatan.

sekian dan salam

%d blogger menyukai ini: